IMM Kalteng Bangun Kerja Sama Startegis dengan Posbakum ‘Aisyiyah Kalteng

IMM Kalteng Bangun Kerja Sama Startegis dengan Posbakum ‘Aisyiyah Kalteng
Share It !

Suaraborneosatu.com – Palangka Raya. Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Tengah (DPD IMM Kalteng) bersama Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan mahasiswa dan kampus.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan ruang kampus yang aman, inklusif, dan berpihak kepada korban kekerasan seksual.

Ketua Umum DPD IMM Kalteng, Aris Pratama Gunawan, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah nyata IMM dalam menghadirkan gerakan preventif sekaligus solutif bagi mahasiswa.

“Kampus harus menjadi ruang yang aman untuk bertumbuh, belajar, dan berkembang tanpa adanya ancaman kekerasan maupun diskriminasi,” ujar Aris, Jumat (8/5/2026).

Dalam kerja sama tersebut, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap isu kekerasan seksual, mendorong terciptanya lingkungan kampus yang aman dan bebas kekerasan, serta memperkuat sistem pendampingan bagi korban.

Selain itu, Posbakum ‘Aisyiyah Kalteng juga akan memberikan pendampingan hukum dan psikososial kepada korban kekerasan seksual di kalangan mahasiswa.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga mendorong keberanian korban untuk melapor serta memastikan proses penanganan kasus berjalan adil dan sesuai hukum yang berlaku.

Penanggung Jawab Posbakum ‘Aisyiyah Kalteng, Dr. Sanawiah, menegaskan kesiapan mereka untuk memberikan pendampingan secara profesional, sekaligus memperkuat edukasi hukum kepada mahasiswa terkait perlindungan korban kekerasan seksual.

“Kekerasan seksual tidak boleh dianggap persoalan biasa. Korban harus mendapatkan perlindungan, pendampingan hukum, dan dukungan psikososial secara menyeluruh agar mereka merasa aman dan berani memperjuangkan haknya,” katanya.

Sanawiah yang juga merupakan Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah itu, menekankan pentingnya edukasi hukum di lingkungan kampus agar mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa kampus harus menjadi ruang yang bermartabat, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, DPD IMM Kalteng dan Posbakum ‘Aisyiyah Kalteng berharap dapat membangun budaya kampus yang lebih sadar terhadap perlindungan hak perempuan dan korban kekerasan seksual.

Kedua lembaga juga ingin menghadirkan sistem penanganan yang lebih responsif, adil, dan humanis di lingkungan pendidikan tinggi.

Sebagai tindak lanjut, Bidang Immawati DPD IMM Kalteng akan membuka layanan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) melalui pembentukan Tim Satgas PPKS DPD IMM Kalteng. (Ahaf)

Yoan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI !!