“Jangan Asal Klik! Polisi Sungai Tebelian Ingatkan Warga Bahaya Modus Penipuan Online”

“Jangan Asal Klik! Polisi Sungai Tebelian Ingatkan Warga Bahaya Modus Penipuan Online”
Share It !

Suaraborneosatu.com – Sungai Tebelian,  Polsek Sungai Tebelian~ Polres Sintang ~Polda Kalbar~Jangan buru-buru percaya ketika menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan keluarga, bank, kepolisian, hingga instansi pemerintah. Bisa jadi, itu merupakan modus penipuan.Pesan tersebut disampaikan personel Polsek Sungai Tebelian saat melaksanakan patroli siang dan menyambangi warga di wilayah hukum Polsek Sungai Tebelian, Senin (21/9/2026).

Patroli yang dilakukan tidak sekadar berkeliling menjaga situasi kamtibmas. Personel kepolisian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan masyarakat, menyerap informasi terkait kondisi keamanan sekaligus memberikan edukasi mengenai berbagai modus kejahatan yang perlu diwaspadai.

Dalam pertemuan tersebut, polisi mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur dengan tawaran hadiah, investasi, maupun jual beli dengan harga yang tidak masuk akal. Masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal, tautan mencurigakan, undangan digital palsu, hingga permintaan transfer uang secara mendadak.

Modus lainnya yang juga perlu diwaspadai adalah pelaku yang mengaku sebagai kerabat atau orang yang dikenal dan kemudian meminta bantuan uang karena sedang mengalami masalah. Ada pula modus yang mengatasnamakan petugas bank atau instansi tertentu dengan dalih meminta data pribadi, PIN, password, maupun kode OTP.

“Jangan mudah percaya. Lakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap setiap informasi atau permintaan yang masuk, terutama apabila berkaitan dengan uang dan data pribadi,” imbau personel kepolisian kepada warga.

Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sungai Tebelian Ipda Aprianus Sabari Tampe, S.H., secara terpisah menyampaikan bahwa patroli merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Patroli bukan hanya untuk melihat situasi dan kondisi wilayah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi personel untuk bertemu langsung dengan masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mengetahui informasi maupun permasalahan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek menambahkan, perkembangan teknologi dan kemudahan komunikasi juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.“Karena itu, masyarakat harus lebih teliti dan tidak mudah panik ketika menerima telepon atau pesan yang meminta uang maupun data pribadi. Jangan memberikan PIN, password, kode OTP, ataupun informasi perbankan kepada orang lain. Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

 

Redaksi Suaraborneosatu com

Editor: Daryono spt C.BI C.JI C.LWI

Dion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI !!