Jagoi Babang masuk Nominasi Lima Puluh Besar Desa Wisata Se-Indonesia

Jagoi Babang masuk Nominasi Lima Puluh Besar Desa Wisata Se-Indonesia
Share It !

Suaraborneosatu.com – Bengkayang. Kabupaten Bengkayang masuk nominai Lima Puluh Besar Desa Wisata Indonesia, hal tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF) melalui Cecep Rukendi, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional II pada saat kunjungannya di lokasi Rumah Adat Jagoi Babang. Kamis, (05/09/2024).

“Pemuka adat, para tokoh, para aktivis generasi muda terutama kelompok sadar wisata, dan Kepala desa yang selalam ini mengayomi, termasuk juga dari desa adat juga yang sangat support untuk berkolaborasi sehingga desa Kecamatan Jagoi Babang pada tahun ini berhasil meraih lima puluh besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI),” ujarnya.

Cecep juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat karena Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Salahudin Sandiaga Uno, berhalangan hadir langsung ke Desa Jagoi Babang.

“Perlu juga untuk diketahui oleh masyarakat, bahwa Anugerah Desa Wisata Indonesia ini sudah memasuki pelaksanaan tahun yang ke empat. Ini merupakan sebuah upaya kita untuk membangun pariwisata yang insklusif dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sehingga bisa memajukan daerah wisata juga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” jelas Cecep.

Hal senada juga disampaikan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir.Magdalena,MM, sekaligus mewakili Bupati Bengkayang dalam penyampaiannya di depan media mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kemenparekraf atas capaian yang diberikan kepada Desa Jagoi Babang, Kecamatan Jagoi Babang.

“Seperti yang telah disampaikan oleh Direktur, Pak Cecep tadi, Pemerintah hanya memfasilitasi atas capaian yang dibuat atau diprakarsai oleh masyarakat setempat. jadi maju tidaknya Desa Wisata ini tergantung dari masyarakatnya. Sudah tentu kami percaya dengan diberikannya prestasi anugerah ini masyarakat pelaku wisata semakin bersemangat memajukan daerahnya,” harap Magdalena.

Fauzan Panggo, salah seorang Pemuda Jagoi Babang yang secara langsung aktif dalam kegiatan ADWI ini juga mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada desanya.

“Ini memberikan kami semangat, spirit baru untuk terus berbenah agar orang-orang semakin mengenal kampung kami, yang dulunya dianggap terbelakang, namun sekarang kami bisa berbuat seperti daerah lainnya untuk maju. Apalagi kami ada Border Lintas Batas yang sebentar lagi akan beroperasi. Harapan saya mewakili pemuda-pemuda di wilayah perbatasan agar terus berinovasi agar kita mampu bersaing bukan hanya tingkat lokal, namun juga global,” tutup Fauzan.

Potensi Desa Wisata Desa Wisata Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat

Desa Wisata Jagoi terletak dikecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Memiliki Luas wilayah 45.973 ha, desa ini terdiri dari 3 dusun yaitu Dusun Jagoi Babang, Dusun Risau dan Dusun Sei-Take. Secara administratif, Desa Jagoi ini berbatasan dengan: -Sebelah Utara: Desa Sekida – sebelah Selatan: Desa Siding – Sebelah Timur: Serikin/Sarawak, Malaysia – Sebelah Barat: Desa Gersik. Berjarak 3 km dari Kecamatan Jagoi Babang, dan 105 km dari Kabupaten Bengkayang. Di Desa Wisata Jagoi, terdapat Rumah Adat Baluk yang merupakan rumah adat suku Dayak Bidayuh. Bentuk Rumah adat ini sangat berbeda dari rumah adat suku Dayak lainnya. Rumah Adat Baluk ini berbentuk bundar, berdiameter ±10 m dengan ketinggian ± 12 m dan disanggah sekitar 20 tiang kayu dan beberapa kayu penopang lainnya serta sebatang tiang digunakan sebagai tangga yang menyerupai titian.

Ketinggian ini menggambarkan kedudukan atau tempat Kamang Triyuh yang harus dihormati. Profil kepariwisataan di Desa Jagoi terdiri dari wisata budaya yaitu Situs Kampung Budaya Bung Kupua’k, Perbatasan Indonesia-Malaysia, Sentra Kerajinan Kampung Kreatif dan event Tradisional suku Dayak Bidayuh perbatasan “Gawiasowa”, Paket wisata terus dikembangkan untuk meningkatkan daya Tarik Dewi Jagoi,termasuk membuat paket wisata ke Destinasi Wisata terdekat,walaupun ada diluar Desa Jagoi Babang,diantaranya adalah Paket wisata jelajah Goa Pate dan paket Wisata “Sehari di Serawak Malaysia”. Pengembangan paket ke depan ,adalah upaya mengajak saudara -saudara dari Malaysia agar lebih banyak datang ke Indonesia,paket wisata yang akan segera dikembangkan adalah “paket wisata dan jelajah Budaya Nyobeng “, paket ini direncanakan mengundang saudara dari Malaysia untuk datang pada setiap gawai yang ada di Kabupaten Bengkayang,maupun kabupaten/kota lain yang ada di Kalimantan Barat, memfasilitasi, mendampingi mereka selama gawai berlangsung, dengan demikian diharapkan kunjungan masyarakat Serawak Malaysia ke Kalimantan Barat, melalui perbatasan Jagoi babang semakin bertambah.

1.   DAYA TARIK DESA  WISATA

ALAM & BUATAN

Desa Wisata Jagoi Babang sangat dikenal akan budaya dan kearifan lokal nya, namun terdapat juga wisata budaya dan alamnya yang sangat menarik untuk dikunjungi, Terdapat beberapa wisata, yaitu:

·         GOA PATE

Goa Pate,terletak di perbatasan desa antara Desa Jagoibabang dan desa Siding Kabupaten Bengkayang,namun Desa Siding belum fokus mengembangkan Pariwisata,dan banyaknya permintaan wisatawan desa Jagoibabang yang memilih paket kunjungan ke Goa Pate. Goa Pate’,adalah salah satu tempat yang pernah menjadi perkampungan beberapa generasi Dayak Bidayuh,lokasi ini sangat strategis,karena berupa sebuah bukit,diatas bukit dipenuhi hutan lebat,dengan berbagai pepohonan buah,sementara dibawah bukit terdapat sungai kecil ,dengan air jernih,mengalir sepanjang tahun, dan diperut Bukit ini penuh dengan rongga besar,yang terhubung dengan dunia luar melalui lubang,yang saling menyambung.

·         TITIK NOL: PERABATASAN INDONESIA- MALAYSIA

Kabupaten Bengkayang, terletak di Kalimantan Barat, menyimpan pesona wisata yang tak biasa. Di sini, Anda dapat menemukan Titik Nol, sebuah monumen beton sederhana yang menandai perbatasan antara Indonesia dan Malaysia Sarawak. Titik Nol bukan hanya tentang garis imajiner yang membagi dua negara. Di tempat ini, Anda akan menemukan perpaduan budaya yang menarik, sejarah yang kaya, dan panorama alam yang memukau. Mencicipi Kuliner Khas: Nikmati hidangan khas Bengkayang dan Malaysia yang lezat dan kaya rasa. Menjelajah Pasar Tradisional: Kunjungi pasar tradisional di dekat Titik Nol, tempat Anda dapat menemukan berbagai produk lokal dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat perbatasan.

·         JELAJAH KAMPUNG KEARIFAN LOKAL

Paket Wisata Jelajah Kampung Kreatif mengajak Anda menyelami pesona budaya dan tradisi di Desa Wisata Jagoi Babang,Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Jelajahi Kampung Kreatif, tempat kearifan lokal berpadu dengan sentuhan modern dalam kerajinan rotan yang memukau. Menjelajahi Kampung Kreatif Bertemu dengan pengrajin rotan, Menyaksikan proses pembuatan kerajinan, Belajar teknik menganyam rotan (opsional), Berbelanja produk kerajinan rotan berkualitas, Menikmati suasana pedesaan yang asri dan ramah.

·         PAKET    WISATA    MENJELAJAHI    PLBN    JAGOIBABANG:    MENYAKSIKAN KEINDAHAN PERBATASAN KALIMANTAN DAN MALAYSIA
  1. Menjelajahi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoibabang, gerbang terdepan Indonesia di Kalimantan Barat,Gerbang   masuknya   wisatawan   asing   ke   Indonesia,melalui   Desa Jagoibabang, Bengkayang, kalimantan Barat.
  1. Mengagumi arsitektur megah PLBN Jagoibabang yang bernuansa budaya
  2. Menyaksikan langsung aktivitas perlintasan perdagangan dan budaya di perbatasan Indonesia-
  3. Berbelanja produk-produk lokal khas Kalimantan dan Malaysia di Pasar Tradisional
  4. Menikmati keindahan “Bung Kupuak” Kampung Budaya masyarakat Dayak Bidayuh
  5. Belajar budaya lokal dan mengunjungi “Kampung Kreatif” sentra kerajinan anyaman Rotan Desa Jagoibabang ,lokasinya dekat dengan PLBN Jagoibabang.
·         RUMAH ADAT BALUK

Di Desa Wisata Jagoi, terdapat Rumah Adat Baluk yang merupakan rumah adat suku Dayak Bidayuh. Bentuk Rumah adat ini sangat berbeda dari rumah adat suku Dayak lainnya. Rumah Adat Baluk ini berbentuk bundar, berdiameter ±10 m dengan ketinggian ± 12 m dan disanggah sekitar 20 tiang kayu dan beberapa kayu penopang lainnya serta sebatang tiang digunakan sebagai tangga yang menyerupai titian. Ketinggian ini menggambarkan kedudukan atau tempat Kamang Triyuh yang harus dihormati.

 

 SENI DAN BUDAYA

  • GAWIA SOWA

Gawia Sowa merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh leluhur Dayak Bidayuh. Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Jubata, sang pencipta, atas limpahan panen, kesehatan, kesejahteraan, dan keamanan desa. Gawia Sowa bukan hanya tentang tradisi dan budaya, tetapi juga tentang mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Dayak Bidayuh, melestarikan budaya leluhur, dan mempromosikan Desa Wisata Jagoibabang kepada dunia.

  • BUNG KUPUAK DEWI JAGOI BABANG

Bung Kupuak memiliki lokasi di sebuah bukit yang tidak terlalu tinggi,memiliki berbagai tanaman buah-buahan yang tumbuh alami,seperti Durian,rambai,dan belakangan mulai ditanam berbagai buah-buahan bibit unggul,seperti sawo,mangga,rambutan,kelengkeng dan sebagainya, oleh karena itu,bagi wisatawan yang kebetulan berkunjung saat musim durian,bisa menikmati suasana tenang Bungkupuak,sambil makan Durian.

  • KAMPUNG KREATIF DEWI JAGOI BABANG

Kampung Kreatif di Desa Wisata Jagoi Babang ditetapkan oleh Bupati Bengkayang, karena sebagian besar masyarakat penghuninya memiliki ketrampilan khusus ,yaitu menganyam Rotan. Keterampilan itu mereka peroleh dari orang tua masing-masing. Berbagai produk kerajianan bisa mereka hasilkan. Tikar berbahan Rotan itu diberi nama Bidae, sampai saat ini Tikar Bidae masih diproduksi,namun bukan lagi untuk tujuan menjemur padi,tetapi diprodukasi untuk dijual,bentuknya,dan motifnyapun sudah semakin variatif. Selain Tikar Bidae,berbagai produk anyaman bisa mereka hasilkan,seperti Dompet ,Berbagai Tas ,hiasan kepala,gelang,sampai dengan gantungan kunci,semuanya berbahan rotan.

  • ALUNAN SILOTUANG MENGGEMA

Silotuang adalah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu. Dibuat dengan tangan terampil para pengrajin lokal, Silotuang memiliki suara khas yang menenangkan jiwa. Biasanya, Silotuang dimainkan sendiri atau berkelompok,tetapi bisa juga bersama dengan alat musik tradisional lainnya seperti Sape dan Kendang. Perpaduan suara mereka menghasilkan melodi yang indah dan ritmis, mengiringi berbagai ritual adat dan perayaan di desa.

PRODUK EKRAF KRIYA

  • ANYAMAN BIDAE

Salah satu daya tarik utama desa ini adalah Sentra Produksi Anyaman Bidae, di mana Anda dapat melihat langsung proses pembuatan tikar tradisional Bidae yang terbuat dari rotan dan kulit kayu. Bidae adalah tikar khas Dayak Bidayuh yang memiliki nilai budaya dan estetika tinggi. Tikar ini dibuat dengan tangan yang terampil, menggunakan teknik anyaman tradisional yang telah diwariskan turun-temurun. Mengunjungi Sentra Produksi Anyaman Bidae adalah cara yang tepat untuk belajar tentang budaya Dayak Bidayuh dan tradisi pembuatan tikar Bidae yang unik. Anda juga dapat membeli tikar Bidae langsung dari para pengrajin sebagai souvenir yang istimewa dan berkesan.

  • ANYAMAN ROTAN JAGOIBABANG

 Di Desa Wisata Jagoibabang, Kalimantan Barat, terhampar pesona budaya yang terukir indah dalam setiap anyaman rotan. Di tangan-tangan terampil para ibu, rotan menjelma menjadi karya seni penuh makna, memancarkan warisan budaya Dayak Bidayuh yang kaya. Terdapat banyak produk yang dihasilkan yaitu: tas rotan, topi riotan, hiasan dinding rotan, dan keranjang rotan.

 

KULINER

  • LABI-LABI “HIDANGAN EKSTREM”

Di Desa Wisata Jagoibabang, Kalimantan Barat, Anda akan menemukan petualangan kuliner yang tak terlupakan: mencicipi Labi-Labi, hidangan ekstrem yang terbuat dari kura-kura air tawar. Bagi masyarakat lokal dan wisatawan Serawak Malaysia, Labi-Labi bukan hanya makanan, tetapi juga bagian dari tradisi dan budaya.

  • DAGING ULAR “HIDANGAN EKSTREM”

Di perbatasan Desa Wisata Jagoibabang, Kalimantan Barat, anda bisa mencoba petualangan kuliner yang tak biasa: mencicipi daging ular. Di tengah perubahan lanskap akibat perkebunan kelapa sawit, ular justru berkembang biak dengan pesat, menjadi sumber protein alternatif bagi masyarakat setempat. Daging ular diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti sate, sup, dan rendang. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang empuk, dipadukan dengan bumbu tradisional, menghasilkan sensasi rasa yang tak terduga, menantang rasa penasaran para pecinta kuliner ekstrem.

  • SATE MANGGA

Sate ayam yang disiram dengan saus kacang tradisional dipadukan dengan irisan mangga segar. Rasa asam manis dan gurih berpadu dengan rasa asam yang segar, menghasilkan sensasi rasa yang tak terduga dan lezat. Sate Ayam Mangga menjadi hidangan khas Desa Wisata Jagoibabang yang menarik minat wisatawan. Keunikan rasa dan kesegarannya menjadi daya tarik utama, menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Terdapat juga makanan khas desa jagoibabang lainnya seperti: Nasi goreng kecombrang, panganan ketan batas Negeri, panganankue dayunk bi jagoi, panganan tumpi perbatasan.

 

FESYEN

  •  BAJU ADAT JAGOIBABANG

Baju adat Dayak Bidayuh Jagoi babang di Desa Wisata Jagoibabang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri dibandingkan dengan pakaian adat Dayak Bidayuh di wilayah lain. Warna dominan pakaian adat Dayak Bidayuh Jagoibabang adalah merah, hitam, kuning, dan putih. Warna-warna tersebut mempunyai makna simbolik tersendiri bagi masyarakat Dayak Bidayuh.

 

AMENITAS

HOMESTAY & TOILET

Di kawasan desa Jagoi babang telah tersedia homestay amenitas yang dapat disewakan oleh para wisatawan untuk menginap dan menikmati liburan lebih dari satu hari. Desa Jagoi babang memiliki beberapa homestay: Homestay bung kupuak, homestay boli mowah, homestay penginapan lisson ted dengan harga Rp.200.000- 500.00/malam. Adapun membangun beberapa toilet umum untuk keperluan wisatawan atau pengunjung disekitar destinasi wisata. selain toilet juga terdapat cafetaria , mushola dan juga balai pertemuan untuk menunjang kualiatas desa wisata Jagoi Babang.

 

CHSE

Pengelola menerapkan S.O.P dengan menyediakan fasilitas kebersihan seperti wastafel, sabun, dan hand sanitizer untuk memastikan keselamatan pengunjung, kesiapan petugas Kesehatan di destinasi wisata.

 

DIGITAL DAN KREATIF

  • Instagram: jagoibabang
  • Tiktok: jagoibabang_kabupatenbengkayang
  • Youtube : disporaparbengkayang (www.youtube.dispoparbengkayang)

 

KELEMBAGAAN & SDM

  • Kelembagaan Desa Wisata

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menjadi pengelola kawasan pos perbatasan tersebut. Kawasan PLBN Terpadu terdiri dari zona inti dan zona pendukung. Di dalam zona inti terdapat antara lain bangunan utama, gerbang zona inti, gedung check point, koridor pejalan kaki, bangunan dan gardu pemeriksaan imigrasi. Kemudian, pelayanan bea cukai, bangunan dan gardu pemeriksaan imigrasi dan pelayanan bea cukai mobil cargo, bangunan pemeriksaan terpadu mobil pribadi dan penumpang. Sementara itu di zona pendukung akan dibangun mess karyawan dan Wisma Indonesia. LBN Jagoi Babang bagian dari Program Strategis Pembangunan 11 PLBN dan telah diatur dalam Inpres nomor 1 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Fasilitasi Pelaksanaan dan Monev (Monitoring dan Evaluasi) pada Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara BNPP Budi Setyono, PLBN hadir untuk menegakkan sistem hukum nasional. Ini berkaitan dengan perlindungan wilayah negara karena pada dasarnya PLBN memfasilitasi pelayanan dan pengawasan lintas atas negara.

 

RESILIENSI

  • Unit Pengelolaan Sampah. Dalam pengelolaan sampah desa Jagoi Babang melakukan pelimpahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Pengelolaan sampah menjadi pupuk ini dilakukan oleh petugas dari penduduk desa dan hasil pupuk nya diperjual belikan.
  • Management resiko, keselamatan dan lingkungan. Di desa Jagoi Babang ini terdapat DESTANA yaitu Desa Penanggung Bencana yang dimana setiap ada kegiatan yang beresiko tim Destana akan sigap menemani selama kegiatan Contoh, membakar lahan, musim hujan beresiko tanah longsor, ataupun banjir. Tim Destana akan selalu hadir dan mengevakuasi warga.

(Redaksi)

suaraborneosatu@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI !!