Duduk Bersama Warga Saat Patroli, Polisi Meranti Gencarkan Imbauan Cegah Karhutla
Suaraborneosatu.com – Meranti,- Polsek Meranti ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu berlangsung dalam suasana formal. Saat melaksanakan patroli siang di wilayah Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, personel Polsek Meranti menyempatkan diri berhenti dan duduk bersama warga untuk berdialog santai sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Suasana akrab pun terlihat ketika petugas kepolisian berbincang langsung dengan warga. Momen sederhana tersebut dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah, sehingga polisi dapat mengetahui kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan berbagai imbauan yang penting bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Selasa (6/10/2026), personel Polsek Meranti juga mengingatkan warga mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
Polisi juga mengajak warga untuk tidak menganggap sepele penggunaan api di lingkungan terbuka serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu Karhutla.
Langkah patroli yang dibarengi dengan dialog langsung bersama masyarakat ini menjadi salah satu upaya preventif Polsek Meranti untuk mencegah berbagai potensi gangguan sejak dini. Pendekatan humanis tersebut juga dinilai efektif dalam membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Pola patroli dialogis serta imbauan langsung terkait Karhutla memang terus dilakukan jajaran Polsek Meranti dalam beberapa pekan terakhir.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Ps. Kapolsek Meranti Ipda Uwes, S.H., secara terpisah mengatakan, patroli yang dilakukan personel bukan hanya bertujuan memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan warga.
“Setiap kali bertemu masyarakat, personel kami manfaatkan untuk berdialog sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, termasuk mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Ipda Uwes.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat. Menurutnya, polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga yang berada langsung di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.
Redaksi Suaraborneosatu.com
Editor: Daryono spt, C.BJ C.JI C.LWI
