Bupati Bengkayang Turun Langsung di Lokasi Pertamina Bengkayang
Suaraborneosatu.com, – Bengkayang- Bupati Bengkayang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pejabat terkait menggelar rapat koordinasi yang membahas pembatasan serta menjaga ketertiban dan keamanan Masyarakat terkait bahan bahan bakar (BBM). Usai rapat, langsung disampaikan dalam sebuah press release.
Dalam keterangan resminya, Bupati memaparkan 7 poin kesimpulan yang menjadi hasil utama rapat tersebut, antara lain:
1. Mencabut Surat Edaran Bupati Nomor 100.3.4/4/Bag-Ekonsda/Setda Tanggal 17 Maret 2026.
2. Kuota BBM di Kabupaten Bengkayang stok aman.
3. Pembentukan Command Center (Mobile).
4. Pengajuan distribusi BBM untuk desa.
5. Melakukan penataan kebutuhan BBM di desa.
6. Koordinasi dengan Forkopimda, Pertamina, dan SPBU.
7. Akan dilakukan rakor setelah hasil monev.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan publik, khususnya distribusi energi, berjalan optimal dan merata hingga ke pelosok desa.
