Bukti Nyata Polri Dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Yang Terjadi di Jalan Kerengak
Suaraborneosatu.com – Lubuk Linggau, — Kerja sama terpadu antarunsur terkait kembali dibuktikan dalam penanganan kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Kerengak, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, pada Senin (14/9/2026). Di tengah cuaca kemarau yang kering dan berangin, kobaran api berpotensi cepat meluas, namun respons cepat serta koordinasi yang solid mampu mengendalikan situasi sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Berdasarkan informasi yang diterima, petugas segera mengerahkan kekuatan gabungan yang terdiri dari personel Satuan Samapta, piket SPKT Polres Lubuk Linggau, Polsek Lubuk Linggau Utara I, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Batalyon B Pelopor Polda Sumatera Selatan, serta perangkat pemerintahan kelurahan dan warga setempat. Seluruh unsur bergerak serentak menuju lokasi dengan membawa peralatan pemadaman yang tersedia.

Sesampainya di tempat kejadian perkara, tim gabungan langsung menyusun formasi pemadaman. Satu kelompok memusatkan upaya memadamkan titik api utama, sementara kelompok lain membatasi penyebaran kobaran agar tidak menjalar ke area vegetasi kering dan pemukiman warga di sekitarnya. Berkat kesiapsiagaan yang terjaga dan gerak cepat antarinstansi yang saling melengkapi, api berhasil dikuasai dan dipadamkan.
Tidak berhenti pada pemadaman permukaan, tim tidak segera meninggalkan lokasi. Tahap pendinginan secara menyeluruh dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara atau titik panas tersembunyi yang berpotensi berkobar kembali. Langkah ini sangat krusial mengingat kondisi lahan yang kering dan angin yang sewaktu-waktu dapat mengembalikan nyala api. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan di sebaran area yang terbakar guna menjamin kondisi benar-benar aman.
Kehadiran dan gotong royong lintas instansi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas adalah kunci utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan. Kecepatan respons, pembagian tugas yang jelas, serta kesungguhan seluruh elemen masyarakat dan aparat telah mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat pengawasan, memperluas sosialisasi bahaya karhutla, serta menindak tegas setiap pelanggaran yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran kepada pihak berwenang.
Redaksi Suaraborneosatu.com
Editor: Daryono spt C.JI. C.LWI
