Bawaslu Bengkayang Gelar upaya  Wujudkan Pembangunan Sinergi Dan Penguatan Regulasi Untuk Demokrasi Yang Berkeadilan

Share It !

 

SuaraBorneoSatu.com, – Bengkayang – Bawaslu Kabupaten Bengkayang laksanakan  kegiatan
Fasilitas Pembinaan Dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Bengkayang, Dalam Rangka ” Membangun Sinergi,  dan Memperkuat Regulasi Untuk Demokrasi yang Berkeadilan ”
Kegiatan ini di laksanakan pada  hari Selasa 02 September 2025, pukul 08:30, di Ballroom hotel Lala golden lantai satu  Kabupaten Bengkayang. Di jalan Basuki Rachmat No.139, Bumi Amas, Kec. Bengkayang, Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat 79214.

Dalam rangkaian Kegiatan ini, Sambutan Susanti, S.H,. Selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang untuk yang turut menghadiri kegiatan ini :

Narasumber yang hadir yaitu, Dr. Rafih Sri Wulandari, S.IP.,M.Si ( Akademisi) , dan M.Fajrin ( TPD DKPP KALBAR )

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, organisasi, untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pemilu yang transparan dan demokratis. Peserta yang hadir merupakan pihak eksternal Bawaslu Kabupaten Bengkayang, terdiri dari pegiat pemilu, Kesbangpol, organisasi kemasyarakatan, Tim pemeriksaan KPU Kabupaten Bengkayang, Partai politik, Awak media, Serta banyak lagi elemen yang tidak bisa di sebut satu persatu.” Sambutannya.
Harapannya  Meskipun  pemerintah efisiensi  anggaran. Bawaslu Kabupaten Bengkayang tetap terbitkan komitmen melaksanakan penguatan kelembagaan  dan sinergi.

Yosep Suriadi, SE. M.H., anggota Bawaslu Provinsi Kabupaten Bengkayang,  mengapresiasi atas inisiatif Bawaslu Kabupaten. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan penyelenggaraan pemilu dan pilkada berjalan sesuai tahapan dan prinsip demokrasi.
Pengawasan yang efektif membutuhkan kolaborasi semua pihak. Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri,” ucapnya.

Kegiatan ini di buka Langsung oleh Mursyid Hidayat Ketua Bawaslu Kalimantan Barat Dalam sambutannya,  ia menyampaikan  apresiasi Kepada Seluruh Pihak  yang berkenan  hadir.

” Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa Yang telah melimpahkan segala rahmatnya dan nikmatnya sehingga kita masih diberikan kesehatan hingga pada saat ini dapat berkumpul dalam acara rapat.”

Ketua Bawaslu Kalimantan Barat Mursyid Hidayat, menyatakan dinamika isu perubahan undang-undang kepemiluan, khususnya pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135, menjadi perhatian penting. Putusan tersebut memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dengan daerah. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memperjelas dan memberikan gambaran kepada peserta mengenai arah perubahan regulasi kepemiluan.

“Selain itu, penguatan kelembagaan ini juga diharapkan membahas putusan-putusan penting lainnya, seperti Putusan MK Nomor 104 Tahun 2025 yang memperkuat kewenangan Bawaslu dalam menangani pelanggaran administrasi,” ujarnya.

 

Adapun Tujuan Utama dalam Kegiatan ini :
– Menciptakan kolaborasi yang lebih kuat antar lembaga dan masyarakat.
– Meningkatkan peran serta fungsi lembaga pengawas pemilu.
– Membina  masyarakat agar lebih cerdas dalam menyikapi proses pemilu.
Dan Memastikan terwujudnya pemilu yang lebih transparan dan berkeadilan

Bawaslu Bengkayang berkomitmen mewujudkan pembangunan sinergi dan penguatan regulasi untuk demokrasi yang berkeadilan melalui kegiatan penguatan kelembagaan dan pendidikan pemilu yang melibatkan berbagai pihak seperti lembaga pemerintah, perguruan tinggi, media, dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk menciptakan kolaborasi yang lebih erat dan meningkatkan kesadaran publik demi menyukseskan pemilu yang lebih cerdas, transparan, dan adil.” Ujarnya.

Adapun tanggapan Dr Rafih Sri Wulandari S.IP.,M.Si menyampaikan terkait pembinaan dan penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Bengkayang, seperti yang diindikasikan oleh Bawaslu Kalbar, melihat pembangunan sinergi untuk memperkuat regulasi demi demokrasi yang berkeadilan sebagai upaya krusial untuk memastikan tahapan pemilu yang adil, transparan, dan berintegritas. Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan pemilu yang bermartabat dan menjunjung tinggi integritas demokrasi.

M.Fajrin ( Akadimisi ) menyatakan  proyeksi Penguatan Demokrasi dan penyelenggaraan pemilu masa depan dalam Peningkatan partisipasi masyarakat, baik secara kuantitas maupun kualitas, masih menjadi tantangan. Hal ini diatasi dengan sosialisasi dan pendidikan pemilih secara demokrasi yang damai untuk membentuk dalam membangun sinergi, memperkuat regulasi untuk demokrasi yang berkeadilan dalam mensejahterakan fasilitas pembinaan dan penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Bengkayang.” Harapannya.

kesimpulan nya bahwa, Demokrasi yang kuat membutuhkan pemilu yang jujur, adil, dak transparan, dan perlu inovasi  dan regulasi adaptif untuk menghadapi tantangan masa depan , partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan.” Ujarnya.
Acara ini di tutup oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkayang dan sesi pengalungan cindera mata kepada narasumber. Sebagai apresiasi dalam memberikan Materi kegiatan ini.” Tutup.

Penulis : Kris123

Kristin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI !!