Kader PMII Ketapang Ikut Perkuat Kompetensi Usaha Lewat Pelatihan Dispora 2025

Kader PMII Ketapang Ikut Perkuat Kompetensi Usaha Lewat Pelatihan Dispora 2025
Share It !

Suaraborneosatu.com – Ketapang Sejumlah kader PMII Ketapang berpartisipasi dalam Pelatihan Keterampilan Wirausaha Pemula Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ketapang, Kamis 27 November 2025, bertempat di Café Lima Warna. Kegiatan ini menghadirkan dua kelas pelatihan, yakni Garnish Tumpeng dan Barista, yang dirancang untuk memperkuat kemampuan praktis dan kreativitas pemuda dalam menghadapi peluang usaha di sektor kuliner dan minuman kekinian.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Ketapang, meliputi HMI, PMII, PMKRI, KAMMI, IPNU–IPPNU, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, GP Ansor, Fatayat NU, ISNU, hingga GMNI. Kehadiran beragam OKP ini menunjukkan tingginya antusiasme pemuda Ketapang dalam meningkatkan kapasitas diri serta kesiapan untuk berperan dalam pembangunan ekonomi kreatif di daerah.

Kadispora Ketapang: “Saatnya Pemuda Berani Memulai Usaha”

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang, Drs. Satuki, M.Si, memberikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi para pemuda untuk terjun ke dunia wirausaha.

Kami ingin seluruh OKP yang hadir bisa memaksimalkan ilmu yang diperoleh hari ini. Keterampilan seperti garnish tumpeng dan barista sangat relevan dengan peluang usaha yang terus berkembang. Harapan kami, setelah pelatihan ini, para pemuda mampu menciptakan usaha-usaha kecil, baik secara individu maupun berkelompok, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap Satuki.

Ia menekankan bahwa Dispora Ketapang berkomitmen untuk terus menyediakan ruang pembelajaran bagi pemuda melalui pelatihan-pelatihan yang bersifat aplikatif dan bernilai ekonomi.

Dari PMII Ketapang, Indra, selaku Bendahara Umum PC PMII Ketapang, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat sebagai bekal keterampilan jangka panjang.

Kegiatan seperti ini sangat kami apresiasi karena memberikan pengalaman langsung yang bisa diterapkan dalam dunia usaha. Pelatihan barista dan garnish tumpeng membuka wawasan baru tentang potensi bisnis yang bisa dimulai oleh pemuda, termasuk kami di PMII. Semoga kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin Dispora,” kata Indra.

Ia juga menegaskan bahwa PMII Ketapang siap mendorong kader-kadernya untuk terlibat aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Sementara itu, Mita Kurniati, Ketua Bidang Media Komunikasi dan Informatika PC KOPRI PMII Ketapang, turut merasakan manfaat besar dari pelatihan yang diikutinya.

Kelas garnish tumpeng menambah banyak wawasan baru, terutama dalam hal estetika penyajian makanan. Ini bukan hanya tentang kreativitas, tetapi juga peluang usaha yang bisa digarap oleh perempuan-perempuan muda. Saya merasa kegiatan ini sangat memberdayakan,” tutur Mita.

Menurutnya, pelatihan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antar-OKP sehingga memperluas jejaring pemuda di Ketapang.

Pelatihan Wirausaha Pemula ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung yang memungkinkan peserta menguasai keterampilan secara lebih mendalam. Materi kelas barista mengajarkan teknik dasar meracik kopi dan minuman modern, sedangkan kelas garnish tumpeng berfokus pada seni dekorasi dan penyajian kuliner tradisional dengan sentuhan kreatif.

Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi hasil praktik peserta serta penyerahan sertifikat oleh Dispora Ketapang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi seluruh pemuda yang hadir.

Dispora Ketapang berharap pelatihan ini dapat menjadi pemantik semangat agar para pemuda mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui usaha-usaha mandiri yang berangkat dari keterampilan yang mereka miliki.

Riska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI !!