Kader PMII Asal Kayong Utara Aktif Terlibat dalam Seminar Al-Qur’an MTQ XXXIV Kalimantan Barat

Kader PMII Asal Kayong Utara Aktif Terlibat dalam Seminar Al-Qur’an MTQ XXXIV Kalimantan Barat
Share It !

Suaraborneosatu.com – Kayong Utara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dipusatkan di Kabupaten Kayong Utara pada 1–9 Agustus 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan dan syiar Islam, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan sejumlah elemen masyarakat.

Salah satunya melalui Seminar Al-Qur’an yang digelar di Balai Praja Kantor Bupati Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) asal Kayong Utara yang tergabung dalam Diaspora Mahasiswa Nahdliyyin Kayong Utara turut berperan sebagai bagian dari panitia penyelenggara.

Seminar yang mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Qur’ani di Bumi Betuah Menuju Kayong Utara Berkah” tersebut diikuti sekitar 150 peserta. Peserta berasal dari kalangan pelajar SMA, SMK, dan MA, santri pondok pesantren se-Kecamatan Sukadana, guru Pendidikan Agama Islam, dewan asatidz, organisasi kemasyarakatan Islam, perwakilan kafilah kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta masyarakat umum.

Kegiatan menghadirkan dua akademisi IAIN Pontianak sebagai narasumber. Prof. Dr. Ibrahim, M.A., membawakan materi bertajuk “Transformasi Nilai Qur’ani bagi Generasi Z dalam Menghadapi Digitalisasi dan Menyongsong Pemimpin Masa Depan.”

Dalam pemaparannya, Prof. Ibrahim menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam menyikapi perkembangan teknologi dan digitalisasi. Menurutnya, kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan karakter dan nilai-nilai Qur’ani agar generasi muda mampu tumbuh sebagai calon pemimpin yang berintegritas.

Sementara itu, Dr. H. Harjani Hefni, Lc., M.A., menyampaikan materi “Internalisasi Nilai Al-Qur’an dalam Membangun Karakter Kehidupan Sehari-hari.” Ia mengajak peserta untuk tidak berhenti pada pemahaman Al-Qur’an secara teoritis, tetapi mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk pribadi yang berakhlak, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Keterlibatan kader PMII dalam kepanitiaan seminar menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Nahdliyyin dalam mendukung penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.

Partisipasi tersebut sekaligus menunjukkan peran mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam mendukung kegiatan keagamaan yang bersifat edukatif. Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan tersebut, kader PMII diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari suksesnya penyelenggaraan MTQ, tetapi juga turut mendorong tumbuhnya generasi muda yang memiliki kapasitas intelektual, karakter kepemimpinan, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an.

Riska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: KONTEN DILINDUNGI !!